Hair & Beauty · Product Review

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily

Halo! Kali ini aku akan me-review salah satu produk tinted balm keluaran baru dari Lynx, start up business dari mahasiswa Prasetiya Mulya. Yuk cek pendapatku mengenai produk ini!

Disclaimer

Review ini aku buat berdasarkan pendapat pribadiku secara objektif. Performa dan hasil dari produk ini dapat berbeda satu orang dengan yang lainnya. What works for me might not work for you, and vice versa.

Price

Tinted balm ini aku dapatkan dengan harga Rp 82.000 ,00 di booth Lynx saat di kampus. Harga ini menurutku cukup mahal untuk tinted balm seberat 12 gram.

Packaging

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily
Bentuk packaging dari tint balm Lynx
Tinted balm Lynx dibungkus dengan box pink yang cantik dengan bentuk kupu-kupu di atasnya. Bahan dari packaging ini seperti box yang digunakan untuk cake pernikahan XD Di bagian samping box terdapat link social media Lynx serta nama customer. Kemudian di bagian bawah box terdapat keterangan warna dari produk yang dibeli dalam bentuk checklist.

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily
Saat pembungkusnya dibuka akan terlihat seperti ini
Saat box dibuka, kita bisa melihat produk di tengahnya, dan juga tulisan “Your beauty, your nature” yang merupakan slogan dari Lynx di bagian kiri dan kanan.

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily

Untuk produknya sendiri, tinted balm ini dikemas dalam packaging berbentuk jar dengan diameter 4,5 cm. Jar yang digunakan berbahan plastik, sehingga cukup mengurangi nilai estetika kemasan produk ini.

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily

Pada bagian bawah jar terdapat informasi komposisi dari tinted balm ini dan juga tanggal kadaluarsa dari produk yang sayangnya hanya ditulis menggunakan pen saja, sehingga mudah hilang. Bahkan saat ini tulisan tersebut sudah hilang (Aku membelinya pada tanggal 13 April 2016).

Ingredients

Komposisi yang tertulis pada bagian bawah packaging adalah sebagai berikut.

Vitamin E, aloe vera, beeswax, colour extract, essential oil. May contain color pigment.

Color, Texture, and Pigmentation
Source: Lynx's Instagram account @lynx.id
Source: Lynx’s Instagram account @lynx.id

Tinted balm ini memiliki 5 varian warna, dan milikku ini adalah Gorgeous Lily.

[Review] Lynx Bloom Me Lips in Gorgeous Lily

Aku tidak tahu kenapa kameraku tidak bisa menangkap warna produk ini dengan sempurna, tapi warna sesungguhnya dari produk ini jauh lebih merah dibandingkan dengan foto. Saat dilihat di jar, warna produk ini terlihat sangat bright dan vibrant, sehingga awalnya aku pun agak ragu untuk membeli produk ini.

Untuk teksturnya sendiri, pada awalnya tinted balm ini bisa di-glide dengan mudah di bibir dan teksturnya hampir mirip seperti Vaseline petroleum jelly, hanya sedikit lebih ‘berat’. Namun setelah dibuka beberapa lama, produk yang terdapat di jar menjadi sedikit clumpy. Untungnya saat diaplikasikan produk ini masih bisa di-glide dengan halus.

Seperti yang dapat dilihat di foto, warna dari tinted balm ini tidak se-vibrant warnanya di jar. Lucunya, saat awal aku menggunakan produk ini, warnanya cenderung pink, namun akhir-akhir ini aku merasa warnanya saat diaplikasikan ke bibir lebih gelap seperti warna rose. Hal yang aku suka dari warnanya adalah dia terlihat cukup alami di bibirku.

Performance

Seperti namanya, produk ini memang meninggalkan sedikit tint pada bibir setelah diaplikasikan. Namun tint ini tidak dapat bertahan lama. Untuk produknya sendiri hanya dapat bertahan di bibir sekitar 1-2 jam saja. Hal ini menurutku dikarenakan kandungan oil-nya yang cukup tinggi. Memang kandungan oil inilah yang membuat tinted balm Lynx cukup melembapkan, namun tentunya jadi mengurangi intensitas warna dari tinted balm ini. Karena kandungan oil yang cukup tinggi ini juga, produk ini agak susah untuk di’kontrol’ saat digunakan atau bisa dibilang mudah smearing, apalagi ditambah penggunaannya yang menggunakan jari tangan.

Fragrance

Klaim dari Lynx, mereka menggunakan bunga kenanga untuk aroma, sehingga bahan mereka natural dan lebih aman. Namun jujur saja aku kurang suka dengan wanginya, meskipun tidak terlalu menyengat dan lama-kelamaan aku juga sudah terbiasa dengan aroma kenanga itu.

Plus & Minus

(+) Melembapkan

(+) Warnanya natural

(+) Menggunakan bahan natural

(+) Menyisakan sedikit tint di bibir

(+) Ada 5 varian warna dan bisa custom

(+/-) Harga Rp 82.000 ,00 untuk 12 gram produk

(-) Mudah smearing

(-) Warnanya saat diaplikasikan tidak se-vibrant di jar

(-) Aplikasinya harus menggunakan jari/cotton bud/lip brush yang menurutku agak merepotkan

(-) Kemasan berbahan plastik sehingga tidak menunjukkan kualitas tinggi

(-) Tanggal kadaluarsa ditulis hanya menggunakan pen

 

Conclusion

Untuk kalian yang memiliki bibir kering atau mudah pecah-pecah seperti aku, tinted balm ini bisa menjadi salah satu pilihan, karena selain berwarna, produk ini juga cukup melembapkan. Tapi jika kalian mencari tinted balm yang warnanya vibrant dan tahan lama, produk ini kurang cocok untuk kalian.

 

Repurchase?

Probably no, kecuali jika Lynx mengeluarkan lini produk tinted balm dalam bentuk stick yang lebih mudah untuk diaplikasikan.


Sekian review-ku kali ini. Aku harap bisa membantu 🙂 Kalau kalian ingin mencoba produk dari Lynx, kalian bisa menuju ke account Instagram Lynx @lynx.id atau add official Line mereka di @lynx.id

Until next time, bye!

 

Love,

Patricia

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s