Hair & Beauty · Product Review

[REVIEW] La Tulipe Cover Foundation in Beige and Rachel 2

cover

Setelah membaca review dari blog-blog tetangga, akhirnya tergoda juga untuk beli cover foundation dari La Tulipe yang fenomenal(?) ini πŸ˜€ Berawal dengan coba-coba, akhirnya foundation ini justru jadi foundation favoritku saat ini!

Disclaimer

Review ini dibuat berdasarkan pendapat pribadi. Cocok tidaknya sebuah produk dapat berbeda satu orang dengan yang lainnya.

What It Claims?

Sebagai dasar bedak yang waterproof, dapat digunakan untuk menutupi cacat/bercak-bercak pada wajah anda, sehingga membuat penampilan anda lebih sempurna.

Price

Foundation ini bisa terbilang murah. Dengan harga sekitar IDR 25.000, kita mendapatkan produk sebanyak 0,44 oz atau 12,5 gram. Kenapa aku bilang β€˜sekitar’? Karena foundation ini aku beli di dua tempat berbeda. Yang pertama (shade beige) aku beli di salon supplier lokal dengan harga IDR 25200, meskipun dengan potongan harga karena waktu itu aku beli macam-macam barang. Sedangkan yang kedua aku beli di toserba dengan harga IDR 24800.

Packaging

Jujur saja, aku kurang suka dengan packaging produk ini karena bahannya terbuat dari semacam plastik yang tidak terlalu tebal. Tutup kemasannya juga terasa kurang rapat. Semoga saja foundationnya tidak menjadi kering dalam waktu dekat.

Ingredients

DSC_0036

Kedua shade foundation ini memiliki komposisi yang sama, mungkin hanya jumlahnya yang berbeda, jadi aku hanya post satu foto saja. Yang aku kurang suka adalah produk ini masih menggunakan paraben.

Fragrance

Foundation ini berbau floral seperti bedak-bedak zaman dulu, tetapi tidak menyengat. Menurut aku, parfum yang digunakan subtle dan tidak mengganggu sama sekali (IMHO).

Texture

Meskipun saat dilihat pertama kali terkesan keras, tapi setelah dicolek, ternyata foundation ini sangat creamy, bahkan sangat mudah dibaurkan.

Pigmentation & Coverage

color
Warna di wadah
swatch
Swatch di tanganku

Untuk warna Beige, sangat cocok digunakan untuk kalian yang berkulit sawo matang karena meskipun warnanya tua, tetapi tetap warm. Sedangkan untuk Rachel 2, cocok untuk kulit kuning langsat.

Aku bermaksud menggunakan warna beige untuk contouring, tapi ternyata kurang cocok karena warnanya agak orange, dan bukan coklat gelap. (Saat aku beli tidak ada samplenya :() Menurutku, warna ini bisa digunakan untuk pengganti bronzer, tetapi tidak untuk contouring.

Karena aku senang dengan performa foundation ini, akhirnya aku memutuskan untuk membeli warna lain yang sesuai dengan warna kulitku, dan pilihan aku jatuh pada Rachel 2. Meskipun saat di swatch di tangan tidak terlalu match, tapi setelah di-blend warnanya jadi pas sekali dengan kulitku yang kuning langsat πŸ™‚

Foundation ini menurut aku medium to full coverage, tergantung cara kita mengaplikasikannya. Satu hal lagi yang aku suka dari foundation ini adalah matte finish! Meskipun tidak awet lama sih, tapi cukup bawa blotting paper, muka pun matte kembali πŸ™‚

coverage
My base makeup dengan 1 layer foundie dan sedikit contouring menggunakan shade Beige

How to Use

Aku mengaplikasikan foundation ini menggunakan sponge yang dibasahi air. Menurutku aplikator ini bisa menyebarkan foundienya dengan lebih merata dan coveragenya pun cukup. Sepertinya sih, bisa menggunakan buffing brush atau stippling brush, tapi sayangnya aku belum punya brush-nya 😦

Performance

Waterproof? Ya, foundation ini waterproof. Saat terkena air, sedikit luntur, tapi tidak wash-off. Sebagian besar masih menempel dengan baik.

dayatahan

Foto di sebelah kiri diambil pukul 07.50 pagi dan yang kanan pukul 01.15 siang. Foundationnya aku pakai dari sekitar pukul 06.30 pagi sih, tapi belum sempat ambil foto. Maafkan aku. Meskipun tidak terlalu terlihat di foto, tapi foto sebelah kanan itu, mukaku sudah berminyak parah. Selain karena pada dasarnya kulitku berminyak, cream foundation juga bahan dasarnya minyak. Memang kurang cocok untuk kulit berminyak sih, tapi aku ngotot pakai karena coverage-nya bagus. Asal jangan terlalu sering pakai cream foundation saja.

Anyway, itu makeupku memang beda yang kiri dengan yang kanan, cuma foundie dan bedaknya saja yang tidak diubah πŸ˜€ Soalnya waktu itu masih dimakeupin lagi di tempat eventnya. Itu waktu ada acara fashion show dan aku jadi salah satu modelnya πŸ™‚ Dan tolong maafkan rambutku yang berantakan πŸ˜€

Oh ya, foundation ini cukup sulit dibersihkan karena waterproof dan bahan dasarnya minyak. Aku menggunakan baby oil terlebih dahulu, lalu pembersih muka, sabun muka, dan penyegar. Itu pun harus benar-benar teliti, kalau tidak foundationnya masih menempel di muka, dan bisa menyebabkan breakout.

Plus and Minus

(+) Medium to full coverage.

(+) Teksturnya creamy dan mudah di-blend.

(+) Waterproof.

(+) Wanginya lembut.

(+) Harganya terjangkau dan mudah dicari.

(+/-) Mengandung SPF (Zinc Oxide dan Titanium Dioxide) yang bisa menyebabkan whitecast pada flash photography.

(-) Hanya tersedia dalam 5 shade (Natural, Rachel 1, Rachel 2, Suntan, Beige), detailnya bisa dilihat di web La Tulipe.

(-) Kemasannya terasa ringkih.

(-) Tidak higienis. Kita harus menggunakan tangan untuk mencolek-colek foundationnya.

(-) Masih mengandung paraben.

Repurchase?

Ya, aku akan membeli foundie ini lagi jika sudah habis. Selain karena full coverage, mudah di blend dan mudah dicari, warnanya cocok dengan kulitku dan harganya juga terjangkau.


Adakah diantara kalian yang sudah mencoba foundation ini? Atau ingin mencobanya tapi masih ragu-ragu? Ada bagian yang masih kurang jelas? Silakan tinggalkan komentar dan pendapat kalian di bawah. Terima kasih πŸ™‚

 

Sincerely,

Patricia

Advertisements

11 thoughts on “[REVIEW] La Tulipe Cover Foundation in Beige and Rachel 2

  1. wow bagus ya hasilnya di kamu..
    aku punya yg soft foundation. aku pikir lebih sheer dari cover foundation, ternyata juga full coverage.
    yg soft foundation menurutku baunya kayak cat tembok hehehe.. apa mungkin hidungku aja yg lebay

    1. Bagus sih kak kalo dipakenya cuma sekali-sekali. Full dan berat banget soalnya..
      Iya kah kak? Aku malah belum pernah nyoba yg soft foundation. Gak pernah nemu testernya. Kalo ke counter LT yang ada cuma Liquid Foundation sama Cover Foundation. Mungkin kapan2 kalo ketemu bakal coba hehe πŸ˜€

    1. Hai, makasih pertanyaannya πŸ™‚
      Hal yg paling penting adalah menyesuaikan jenis foundation yang kamu pakai dengan jenis kulit kamu. Kedua, gunakan alat yang tepat. Untuk blending menggunakan sponge lembap memang cukup susah merata dan memakan waktu, tapi jika sudah terbaur dengan baik, hasilnya juga bagus. Jenis foundation juga mempengaruhi tingkat kesulitan membaurkan foundation. Untuk foundation ini sendiri, meskipun cukup creamy, tapi foundation berbentuk krim memang cenderung lebih sulit untuk di-blend. Ketiga, jaga kondisi muka kamu saat menggunakan foundation. Blot minyak di muka kamu jika berminyak, atau gunakan face mist jika mukamu kering. Ingat juga untuk tidak menggunakan terlalu banyak foundation (terlalu tebal) karena akan mempercepat terjadinya oksidasi ataupun membuat muka cakey.
      Semoga membantu ya, good luck! πŸ˜€

    1. Halo πŸ™‚
      Aku kurang tau juga apakah bisa benar-benar meng-cover flek hitam, tapi foundation ini memang coveragenya full. Cuma mungkin bisa dipakai untuk event-event tertentu aja, soalnya foundie ini bisa dibilang cukup ‘berat’
      Mungkin kamu bisa coba ke counter La Tulipe lalu coba samplenya dulu di punggung tangan. Bisa dicoba untuk mengcover seberapa ‘tebal’. Aku nggak saranin untuk coba di muka ya, takutnya kan nggak steril gitu, nanti muka kamu justru bermasalah.
      Selamat mencoba ya! πŸ™‚

    1. Halo, Sari. Mungkin akan tergantung dengan kondisi kulit masing-masing ya. Berhubung kulitku berminyak dan acne-prone, biasanya memang jadi muncul komedo terutama di hidung kalau dipakai dalam waktu super lama. Tapi selama dibersihkan dengan baik nggak menyebabkan jerawat kok. Cuma foundation ini menurutku terlalu berat untuk dipake sehari-hari sih, jadi mungkin kalau butuh heavy makeup aja.
      Oh ya, basically menurutku semua heavy makeup biasanya memang bikin komedo muncul sih, soalnya kan kulit kita jadi gak bisa bernafas :’)
      Semoga jawabannya membantu ya, makasih sudah mampir ke blog-ku!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s